Search :
Support Online
Abah
Admin Terpadu
Pesantren Nuurusshidiiq
Radio SALMA
SMA IT
SMP IT
SD IT
TK IT
Tech. Division
Multimedia Radio
POLLING
Apakah anda yakin System MLBS (Managemen Lembaga Berkarakter dan Sistemik) dapat menjadikan NSQ sebagai Lembaga Percontohan di Jawa Barat ?

Madding Online

Mading Siswa
00.00.0000
30.01.2015
26.12.2014

Mejadi baik

30.01.2015

Pengirim : Kang Bilad

السلام عليكم ...الح الحمد لله الملك المتعال. المنزه عن الشركاء والامثال. احمده سبحانه وتعالى على كل حال, واشهد ان لااله الاالله وحده لا شريك له شهادة تصلح القلب واللسان من فساد الاعمال. واشهد ان سيدنا محمدا عبده ورسوله المفضل بالكمال, اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه بالعذو والاصال. قال الله تعالى رب اوزعنى ان اشكر نعمتك التى انعمت على, وقال ايضا وتزوّدو فان خير الزاد التقوى, وقال ايضا ان الذين امنوا وعملو الصالحات اولئك هم خير البرية فيا ايها الناس اتقو الله تعالى وتوكلوا عليه تبلغوا الامال.اما بعد . Jamaah jum’at yang berbahagia, Melalui mimbar ini saya berwasiat kepada diri saya pribadi khususnya dan mustami’at semuanya untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kita semua kepada allah swt, dengan takwa yang sebenar-benarnya. Jamaah jum’at yang di rahmati oleh allah swt, Sedikit akan saya sampaikan bahwa seseorang jika ingin baik itu dilihat dari ayat al qur’an yaitu khair, khair itu maknanya baik atau benda, di alqur’an disebut samapai 178 x, kata-kata khair samapai 178 x, yang khairot, makna yang pas kebaikan tapi makna berkembang amal sosial lembaga khairot, lembaga yang pekerjaanya bergerak di bidang sosial, itu khoirot, no 3 akhyar, akhyar itu orang-orang baik, akhyar disebut di alquran hanya dua kali, khoirot disebut di al-quran 10x, khoir disebut di alquran sampai 178x, diantara ayat-ayat khoir ada khoiru umah, , ada khoru dzad, ada khoirul bariyah, pertama, khoiru dzad, sebaik-baiknya bekal, sebaik-baiknya bekal itu apa, anda pergi kejakarta, membawa surat yasin dengan membawa uang yakin mana, anda pergi kejakarta membawa surat yasin dengan tidak membawa uang, atau membawa uang tapi tidak membawa surat yasin, kira-kira cara seperti itu percaya diri yang mana, tidak berarti surat yasin itu kalah dengan uang, yang keliru orangnya, penduduk yaman, pergi haji tidak membawa bekal, selama ritual haji, merepotkan orang banyak, minta-minta dimekah, akhirnya dimarahi oleh allah swt, naik haji kok nekad, tidak membawa bekal kok menuju mekah, sampai disana minta ke orang-orang, akhirnya allah swt menurunkan ayat teguran, watazawadu (berbekalah) paina khoiru dzadi taqwa, sebaik-baiknya bekal itu tidak minta-minta, jadi attaqwa disini makna yang paling pas menurut sebab turunya ayat, attaqwa itu tidak minta-minta, attaqwa itu tidak minta-minta, orang yang meminta itu dibahas etika, di ilmu akhlak, di ilmu budi pekerti, sampai ulama pada periode salaf sampai abad ke lima hijriyah semua literatur islam, dari awal shahabat, tabiin, sampai abad kelima hijriyah, hampir rata-rata literatur islam semuanya menanamkan kemandirian, jangan minta-minta, sebabnya apa orang minta-minta itu menurut ilmu jiwa menurunkan otoritas, bapak itu berkuasa, tapi jika minta ke anak, itu kekuatan, kekuasaan, kewibaan itu berkurang, sebabnya orang tua minta ke anak, itu otoritasnya berkurang, makanya ulama yang generasi awal itu menahan diri antara ide dan etika, jika ide panjang ingin menata umah, ingin berperadabaan, mendirikan ramah sakit, itu ditahan oleh ulama jangan sampai minta-minta ke pemerintah, sebab secara kelembagaan, otoritas ulama, wibawa ulama jika meminta posisinya nanti dibawah penguasa, jika otoritas ulama dibawah penguasa, wibawa ulama dibawah penguasa, nanti berkelanjutan, fatwa ulama dibayang-banyangi kebijakan penguasa, berkepanjangan, jika fatwa ulama dibayang-bayangi oleh kebijakan penguasa, budaya ulama meniru budaya penguasa, jika sudah budaya ulama meniru budaya penguasa, akhlak ulama meniru akhlak penguasa, tertular, Al jahid, itu penulis sastrawan arab, menulis al bayan watabyin, sastra-sastranya, menulis al mahasin wal masawi, menulis al hayawan itu, aljahid, menceritakan, bahwa dokter-dokter persia jaman kuno, cendikiawan yunani kuno, filosof-filosof hindia kuno, itu tidak mau makan di depan macan, makan di depan kucing, tidak mau, makan di depan binatang predator, sebabnya kalau dirinya makan di depan macan, ada zat dari badanya macan jika dihirup oleh orang, itu bisa menular karakter macan, orang yang tadinya tidak kejam, tapi dirinya menghirup udara, udara tadi ada zat agresif yang ada di dalam badanya macan, orang ini akan ketularan karakter macan, makanya ulama kuno tidak mau makan di depan binatang predator, dikembangkan anda sekalian makan didepan penguasa yang karakter dholim, anda menghirup, bisa ketularan sifat dholim, mula ulama generasi awal, ulama yang awal menjauhkan diri, hati-hati dengan penguasa, paina khoru dzadi taqwa, attaqwa jangan terbiasa minta-minta. Jamaah jumah yang dirahmati oleh allah swt. No dua khoru umah, sebaik-baiknya umah, di al-quran sudah di ketahui oleh kita semua, iman amar makruf nahi mungkar, disingkat dalam istilah arab hizbah, hibah itu aktipitas amar makrup nahi mungkar, jika melihat amar makruf nahi mungkar, anda pikir-pikir di pulau jawa tempat jelek itu banyak, bilyar banyak, tempat judi banyak, tapi juga mushola banyak, masjid banyak jadi imbang, jadi tempat judi banyak, namun masih beruntung musholanya masih banyak, masjidnya masih banyak, walaupun orangnya itu saja-saja, yang adzan orang itu, yang qomat orangnya itu, yang sholat itu orangnya, tapi lumayan masih banyak, orang masjid masih banyak, orang yang mikir amar makruf nahi mungkar begini saja, jika saya pribadi amar makruf nahi mungkar sementara fisik jangan dulu, mungkin tahapan awal qaulan layinan, perkataan yang lembut, nasihati orang yang tidak baik, anda jika punya musuh kirimi makanan nanti tidak memusuhi lagi, itu baik, sebab al qur’an menggunakan qaulan layinan, perkataan yang halus, termasuk amar makruf yang menggunakan perkataan yang halus, itu amar makruf yang aflikatif, dzikir itu amar makruf terapan langsung, membaca qur’an, ada orang yang tidak baik, sudah rentenir, tidak sholat, anda kumpulkan saja jadi satu pada kumpulan orang yang membaca qur’an sudah itu malah konkrit, orang-orang yang jelek sungkan karena kumpulanya orang-orang yang hafal al qur’an langsung baik, tidak perlu memarahi, tidak perlu menasehati, tapi ada orang tidak baik, sudah diomongi dulu bukan malah baik bertengkar saja jadinya, mulanya jika ada orang yang tidak baik, pertama jangan disebut namanya dulu, tidak baik seperti itu, nabi saw musuhnya banyak, musuhnya nabi itu puluhan ribu, yang meracun nabi wanita yahudi, di sebut di sirah ibnu hisam, nabi wafat reaksi racun yang sudah berpuluh-puluh tahun, yang benar seperti ini, yang di masukan oleh wanita yahudi, tapi sementara berpuluh-puluh tahun masa allah nabi ramah, orang kafir yang begitu banyaknya, yang disebut di alqur’an hanya abi lahab, abu jahal tidak disebut, Abdullah bin ubay tidak disebut, padahal orang kafir yang kejam banyak, tapi yang disebut hanya abi lahab, namruj tidak disebut didalam al qur’an, yang disebut hanya firaun, berarti manhaj al qur’an banyak beberapa tokoh yang tidak baik, tapi al qur’an menceritakan kejelekanya bukan menceritakan orangnya, makanya jika kita semua menasehati amar makruf nahi mungkar kalau bisa yang halus, diantara halus ada dua, halus menasehati, dan halus dengan tindakan konkrit, Cuma menurut saya untuk orang umum baik menggunakan tindakan konkrit, contohnya konsep waktu, itu tidak aneh, pernah saya diskusi dengan seorang dosen, pengusaha dengan pendidik, itu penerapan wal ashri itu baik pengusaha, guru sekolah itu setahun mengajar hanya delapan bulan, dipotong prei minggu 4 x dalam sebulan di kali dua bulas, di tambah prei tanggal merah, di tambah libur semesteran, total mengajarnya guru hanya delapan bulan, tapi konsep waktunya, tidak seperti pengusaha, disiplin, tepat waktu, masuk terus, tapi jenengan kula yang pendidik tidak disiplin, jadi amar makrup nahi mungkar dengan menggunakan konsep waktu dulu, contohnya jamaah, jika anda rutin berjamaah waktu dosa berkurang, anda berjamaah ketat waktu dosa berkurang, ketika akan melakukan dosa setelah dhuhur sungkan karena sudah berjamaah, kemudian waktu bergulir sampai ashar, dan seterusnya, nabi dari lahir sampai wafat sholatnya berjamaah terus, itu nabi saw, waktu menurut al qur’an wabalagho arbaina sanah, fase yang paling berkurang, kecerdasan berkurang, memory berkurang langkah berkurang, lalu gerak berkurang mau melaksanakan berbagai kegiatan sudah loyo, kemudian, kekuatan badan, kekuatan berpikir, kekuatan fisik, badan, jasmani dan rohani sudah berubah semua, perubahan umur empat puluh, itu sinnuh syuyukhoh, mulai menginjak tua, setelah asud asud itu usia kuat, asud minal assidah asssidah bimakna kuah, itu empat puluh tahun, jika anda sudah empat puluh tahun, رب او زعنى ان اشكر نعمتك التى انعمت على robbi ….. penanaman rasa syukur kepada allah, penanaman amal yang langsung baik, semoga kitab baik semua, semoga berkah menyertai kita semua, itu waktu, no dua ruang, amr makruf menggunakan konsep ruang, ruang itu jika setingan ceramah anak-anak itu tidak boleh didepan, setingangan jamaah, tidak boleh anak-anak jamaah dekat imam, ini menata ruang, anda amar makruf nahi mungkar harap dipikir ruangnya dulu, tidak bisa kita pakai kekerasan, tidak mampu kita, tapi kita semua punya tanggung jawab amar makrup, syukur bisa menggunakan tangan jika mampu, sementara kita tidak mampu menggunakan lisan dulu, mengikuti ruang dulu, ruang ini sangat penting, Jamaah jumat rahimahumulah, Selanjutnya khoirul bariyah, sebaik-baiknya makhluk, orang yang sangat baik itu sudah jarang, apalagi orang yang ikhlas nyarinya sulit, orang yang disebut khoirul bariyah, sebaik baiknya makhluk. Dahulu ada seorang ulama yang bernama syekh khotib minangkabau, syekh khotib minangkabau penulis kitab fathul jawad, disebut syekh khotib minangkabau sebab satu-satunya ulama nusantara yang khotbah di masjidil haram, syekh khotib minangkabau pola pemikiranya sama persis dengan muhamad abduh, muhamad abduh sama persis dengan pola pemikiranya ibnu taymiyah, hampir pengaruh yang paling besar pada muhamad abduh, di tularkan kepada rasyid ridho, rasyid ridho ditularkan kepada musthofa al maraghi, sampai ke khotib al mangkabawi, sampai ke kh ahmad dahlan, itu semua sama persis dengan ibnu taymiyah yang banyak, ibnu taymiyah menulis kitab, saya pernah membaca biografi ibnu taymiyah, masa allah disaat ibnu taymiyah di dalam penjara itu dilarang membaca buku, tidak boleh membaca kitab, tidak boleh membaca apa saja, ibnu taymiyah mengarang kitab yang dikarang pembelaan terhadap rasul, dan dirinya menghukum fatwa mati kedapa orang yang mencaci rasul, judul bukunya assshorimul maslul an satibi rasul, itu kitab fatwa-fatwa ibnu taymiyah yang sangat keras, kepada orang yang mencaci rasul, itu ditulis ibnu taymiyah waktu didalam penjara, ibnu taymiyah punya amalan aneh setiap jum’at nengok orang sakit, kemudian ada pelajar tidak punya uang dirinya kebingungan, tiba-tiba di majlis ibnu taymiyah tidak diberi pelajaran apa-apa, tiba-tiba dikasih uang sambil di nasehati, pikiranmu susah sekarang sudah hilang, padahal tidak diceritakan permasalahanya, sampai ibnu taymiyah ini dikenal ahli pirasat, ilmu pirasat ilmu yang sangat penting, ilmu jiwa yang paling tinggi itu ilmu pirasat, ibnu taymiyah ini di dalam majmu fatawa ibnu taymiyah menyatakan terang-terangan pengagum syek abdul qodir jailani, jika ada orang yang tidak senang kepada syekh abdul qodir dengan alasan ibnu taymiyah, aneh, ibnu taymiyah sendiri pengagum syek abdul qodir jailani, senang dengan doa-doa syekh abdul qodir, amalan-amalan kanjeng, syekh abdul qodir, sangat suka sekali kepada kanjeng syekh abdul qodir, dari itu jangan terburu-buru tidak suka dzikir, tawasul, manakib syek abdul qodir, dengan alasan ibnu taymiyah, ibnu taymiyah sendiri pengagum syekh abdul qodir jaelani, saya pernah baca buku yang bertentangan dengan ulama wahabi, judulnya mafahim yajibu an tusohaha, disitu dr sayid muhamad alawi al maliki melawan wahabi menggunakan pendapatnya ibnu taymiyah semua, aneh, mengoreksi pendapat wahabi menggunakan ibnu taymiyah, dari situ, tiru orang baik, khoirul bariyah, orang yang baik, orang yang jenius seperti ibnu taymiyah misalnya, akidah kita sampingkan dulu, jika akidahnya salah ibnu taymiyah jangan dipakai, ibnu taymiyah menengok orang sakit, baik, menulis kitab membela rasul itu kebaikan keintelektualanya, menulis buku ketika didalam penjara itu bukti keintelektualanya untuk amar makruf nahi mungkar, tirulah, kebaikan sosialnya ibnu taymiyah tirulah, khoirul bariyahnya tiru yang seperti itu, lalu ibnu taymiyah mengagumi wali syek abdul qodir, tiru penghormatan kepada orang sholeh itu termasuk khorirul bariyah, sekian semoga berkah dan manfaat untuk semuanya. Amin بارك الله لى ولكم فى القران العظيم ونفعنى واياكم بالايات والذكر الحكيم وتقبل منى ومنكم تلاوته انه اعوذ بالله من الشيطان الرجيم كل نفس ذائقة الموت ثم الينا ترجعون.وقل رب اغفر وارحم وانت خير الراحمين.

 
Copyright by JogjaCamp 2006